ISTIMEWA
SMARTNEWS.ID – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung, Jumat malam, 21 Februari 2025, juga memasuki sejumlah sekolah di kota berjuluk Tapis Berarti ini.
Bahkan, hingga Sabtu pagi, 22 Februari 2025, air masih terjebak di lingkungan sekolah, salah satunya SMPN 34 Bandar Lampung. Sementara sekolah lain air sudah mulai surut.
Mendapati keadaan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung Hj. Eka Afriana, S.Pd, bergerak cepat berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait.
Melalui Dinas Pemadam Kebakaran, sejumlah personel diterjunkan dibantu warga sekolah mengeluarkan air yang tergenang menggunakan mesin pompa penyedot air bertekanan tinggi.
Alhasil, melalui kerja sama dari semua pihak, air berhasil dikeluarkan sehingga tidak lagi menggenangi sekolah. Saat ini, pembersihan lumpur di permukaaan tanah masih dilakukan.
“Ini kami lakukan bahu-membahu agar sekolah yang terdampak banjir kembali bersih dan dapat dipergunakan untuk proses pembelajaran,” ujar Eka Afriana, di SMPN 34, Sabtu.
Selain di SMPN 34, ia juga menginstruksikan jajarannya di lingkungan Disdikbud, pengurus MKKS SMP dan KKKS SD, untuk membantu sekolah lain yang terdampak banjir seperti SDN 1 Rajabasa dan SDN 1 Jagabaya III, dan lainnya.
“Alhamdulillah semuanya kompak, para guru membawa peralatan pembersih bekas banjir seperti sapu, kain lap, pembersihan lantai, dan sebagainya. Mereka semua membantu,” ujarnya.
“Termasuk juga petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup yang juga ikut membantu membersihkan,” tambah dia yang juga Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan itu.
Menurut dia, hujan deras pada Jumat malam yang menimbulkan banjir di sejumlah wilayah menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk pentingnya menjaga lingkungan sekitar.
Sebab, musibah banjir dapat diminimalisir bila masyarakat mampu menjaga alam. “Terutama jangan membuang sampah sembarangan terlebih di sungai,” pesan dia. (***)