SMARTNEWS.ID – Institut Teknologi Sumatera (Itera) menerima sebanyak 3.524 calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Hasil seleksi diumumkan serentak secara nasional pada Senin, 25 Mei 2026, pukul 15.00 WIB. (SNPMB)
Jumlah mahasiswa yang diterima tersebut berasal dari total 18.130 pendaftar yang memilih Itera pada jalur SNBT tahun ini. Angka tersebut meningkat sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan minat calon mahasiswa terhadap kampus teknologi terbesar di Sumatera itu terus mengalami kenaikan.
Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Itera, Dr. Abdul Rajak, M.Si., mengatakan seluruh peserta yang dinyatakan lolos tersebar di 41 program studi jenjang sarjana (S1).
“Peningkatan jumlah pendaftar menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap Itera semakin baik. Program studi yang kami tawarkan dirancang untuk menjawab kebutuhan pengembangan sains dan teknologi serta relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Abdul Rajak.
Ia menjelaskan, lima program studi dengan jumlah peminat terbanyak pada SNBT 2026 yakni Teknik Pertambangan dengan 1.544 pendaftar, Farmasi (1.388), Teknik Informatika (1.112), Teknik Industri (1.071), serta Teknik Sipil (846).
Sementara itu, program studi dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak yang diterima melalui jalur SNBT ditempati Teknik Informatika dengan 145 mahasiswa baru. Disusul Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (140), Teknik Geofisika (138), Teknik Sipil (136), dan Teknik Pertambangan (125).
Dari sisi asal daerah, Provinsi Lampung masih mendominasi jumlah calon mahasiswa baru Itera jalur SNBT dengan persentase mencapai 41 persen. Selanjutnya berasal dari Sumatera Utara 16 persen, Sumatera Selatan 10 persen, Jawa Barat 8 persen, dan Sumatera Barat sebesar 7 persen.
Abdul Rajak mengimbau seluruh calon mahasiswa yang dinyatakan lolos agar segera melakukan daftar ulang melalui laman resmi dim.itera.ac.id sesuai jadwal yang telah ditentukan. Ia juga meminta peserta membaca panduan pengisian data secara teliti agar proses registrasi berjalan lancar.
“Calon mahasiswa perlu memastikan seluruh tahapan daftar ulang dilakukan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku,” katanya. (***)