SMARTNEWS.ID – Ijazah dan keterampilan belum tentu cukup untuk menjamin lulusan sekolah kejuruan langsung terserap industri. Persoalan itu coba dijawab SMK Negeri 7 Bandar Lampung dengan membuka jalur kemitraan langsung bersama dunia usaha.
SMKN 7 Bandar Lampung resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Mitra Utama Madani (MUM), Rabu, 19 Agustus 2026. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperbesar peluang siswa dan alumni masuk ke dunia kerja secara lebih cepat dan terarah.
Penandatanganan dilakukan Kepala SMKN 7 Bandar Lampung H. Kemis, S.Pd., M.M, bersama perwakilan manajemen PT Mitra Utama Madani, Arman Al-Qasas, di lingkungan sekolah.
Kemitraan ini tidak hanya berbicara soal rekrutmen tenaga kerja. Sejumlah program disiapkan, mulai dari kesempatan magang atau Praktik Kerja Lapangan (PKL), pelatihan kerja hingga penyesuaian materi pembelajaran dengan kebutuhan industri.
Dengan skema tersebut, siswa diharapkan tidak menunggu setelah lulus untuk mengenal tuntutan dunia kerja. Pengalaman lapangan dan pembekalan keterampilan diharapkan sudah diperoleh sejak masih berada di bangku sekolah.
“Kerja sama ini merupakan langkah nyata sekolah dalam memastikan para lulusan tidak hanya memiliki keahlian vokasi yang matang, tetapi juga memiliki akses langsung menuju karier di industri,” ujar H. Kemis usai penandatanganan.
Sementara bagi alumni, kata dia, kerja sama tersebut membuka peluang rekrutmen langsung sesuai kebutuhan perusahaan. Artinya, hubungan sekolah dengan dunia industri tidak berhenti ketika siswa menerima ijazah.
PT Mitra Utama Madani yang bergerak dalam penyediaan dan pengelolaan sumber daya manusia, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi salah satu jembatan bagi lulusan SMKN 7 Bandar Lampung untuk memasuki pasar kerja.
“Keberhasilan pendidikan vokasi pada akhirnya bukan hanya ditentukan oleh banyaknya lulusan, tetapi juga seberapa siap mereka menghadapi kebutuhan industri dan seberapa besar peluang mereka memperoleh pekerjaan,” kata dia. (***)