Prestasi

Teknologi Senjata Ampuh Pembelajaran di Tengah Pandemi

Refleksi Hari Guru Nasional 2020

Oleh: Harningsih, S.Pd – Guru SMPN 33 Bandar Lampung

Peran guru dalam mendidik siswa di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, menjadi tantangan tersendiri bagi guru. Terlebih sistem pembelajaran saat ini dilakukan secara dalam jaringan (daring) atau online.

Tentu, memuluskan jalannya sistem pembelajaran tersebut, guru harus melek terhadap teknologi. Karena semua materi pembelajaran yang disampaikan kepada siswa, di masa pandemi ini adalah melalui teknologi pada gawai.

Inilah yang menjadi salah satu tantangan bagi guru dalam penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Padahal untuk mengubah kebiasaan dari mengajar di kelas ke PJJ yang berbasis teknologi, tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan.

Namun, guru pada era Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Anwar Makarim, harus bisa melakukan itu. Bila tidak, pendidikan siswa akan tertinggal. Inilah yang membuat guru lagi-lagi harus melek terhadap terknologi.

Melek terhadap itu, berlaku terhadap seluruh guru di Tanah Air, tanpa terkecuali. Kendati menjadi seorang guru di desa, bahkan mengajar di pedalaman sekaligus, di era saat ini, pun harus menguasai terknologi.

Karena teknologi saat ini telah menjadi senjata ampuh bagi manusia dalam melakukan segala hal, termasuk mendidik siswa. Pembelajaran secara konvensional kini mulai beralih dengan menyesuaikan zaman.

Pada Hari Guru Nasional (HGN) 2020 yang akan diperingati 25 November 2020, bersamaan pula dengan HUT ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), tentu harus menjadi momentum dalam membangkitkan semangat baru bagi guru.

Dengan mengusung tema ‘Bangkitkan Semangat, Wujudkan Merdeka Belajar’ HGN tahun ini harus menjadi semangat bagi guru, terutama untuk melek terhadap teknologi. Sesuai temanya, peran guru saat ini harus tampil semangat dalam mencerdaskan anak bangsa melalui merdeka belajar.

Melalui merdeka belajar, pula mengubah kebiasaan guru dalam mengajar. Landasan guru mengajar berpedoman pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang jumlahnya berlembar-lembar, kini semua berakhir.

Saat ini, RPP hanya dibutuhkan selembar kertas, namun mampu menggambarkan segala aktivitas pembelajaran. Inilah yang membuat guru harus lebih berinovasi dalam mengadaptasikan hal tersebut.

Tentu itu memiliki tujuan yang baik bagi pembelajaran di era modern seperti saat ini. Adalah agar guru mampu berkreasi lebih jauh demi mengembangkan kompetensinya. Tujuan mulianya adalah demi mencerdaskan anak-anak bangsa.

“Selamat Hari Guru Nasional 2020”

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close