Humaniora

Mahasabha XIV KMHDI di Lampung Arena Adu Gagasan dan Regenerasi Kepemimpinan

DOK

SMARTNES.ID – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) menggelar Mahasabha XIV di Bandar Lampung dengan mengusung tema Akselerasi Pembangunan Bangsa Menuju Indonesia Raya, Senin, 30 Maret 2026.

Forum tertinggi organisasi ini tak sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ajang strategis untuk adu gagasan sekaligus menentukan arah baru kepemimpinan nasional KMHDI.

Sebanyak 170 peserta yang terdiri dari delegasi dan peninjau dari Pimpinan Daerah (PD) dan Pimpinan Cabang (PC) KMHDI seluruh Indonesia hadir dalam kegiatan tersebut. Peserta membawa beragam pandangan dan aspirasi daerah untuk dirumuskan menjadi kebijakan organisasi ke depan.

Rangkaian Mahasabha diawali dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus pusat periode sebelumnya. Agenda ini menjadi momen evaluasi terbuka terhadap kinerja organisasi, sekaligus pijakan dalam merumuskan langkah strategis berikutnya.

Selanjutnya, forum membahas amandemen serta penyusunan haluan organisasi. Pembahasan ini dinilai krusial agar KMHDI tetap adaptif terhadap dinamika sosial dan ekonomi nasional yang terus berkembang.

Ketua Umum PP KMHDI, I Wayan Darmawan, menegaskan bahwa Mahasabha XIV merupakan momentum penting di tengah berbagai tantangan bangsa. Ia menilai organisasi mahasiswa harus tetap hadir dengan gagasan dan solusi, bukan sekadar menjadi penonton.

“Situasi ekonomi dan sosial saat ini menuntut organisasi mahasiswa untuk tetap bergerak dan produktif. Mahasabha ini harus melahirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masa depan umat dan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Mahasabha XIV, Gede Eka Yoga Mahendra, menyebut pelaksanaan di Bandar Lampung menjadi simbol kuatnya konsolidasi kader KMHDI di tingkat nasional.

Menurutnya, Mahasabha bukan hanya forum formal, tetapi ruang pertarungan ide yang akan menentukan arah organisasi ke depan.

“Ini adalah momentum pembuktian soliditas kader sekaligus ruang adu gagasan untuk membawa KMHDI menjadi organisasi yang lebih progresif dan berdampak,” kata Gede.

Puncak kegiatan ini adalah pemilihan Ketua Umum dan jajaran Pimpinan Pusat KMHDI yang baru. Proses regenerasi ini diharapkan melahirkan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman dan memperkuat kontribusi mahasiswa dalam pembangunan nasional.

Melalui Mahasabha XIV, KMHDI berharap perannya sebagai organisasi kader yang tidak hanya fokus pada internal, tetapi juga aktif dalam merespons isu-isu kebangsaan. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan arah kebijakan yang konkret, sekaligus memperkuat posisi mahasiswa sebagai agen perubahan menuju Indonesia yang lebih maju. (***)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close