Ekonomi & Bisnis

Pelindo Panjang Percepat Digitalisasi Layanan Terminal Lewat PTOS-M


SMARTNEWS.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang memperkuat transformasi digital pelayanan kepelabuhanan melalui penerapan Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOS-M).

Penguatan tersebut dilakukan melalui sosialisasi implementasi PTOS-M kepada para pengguna jasa di lingkungan Pelindo Regional 2 Panjang, Selasa, 1 September 2026.

Manager Keuangan dan SDM Pelindo Regional 2 Panjang, Hardi Nata, yang mewakili General Manager Pelindo Regional 2 Panjang Hardianto, mengatakan penerapan PTOS-M menjadi bagian dari komitmen Pelindo menghadirkan layanan kepelabuhanan yang lebih modern dan sesuai kebutuhan pengguna jasa.

“Implementasi PTOS-M merupakan bagian dari transformasi digital Pelindo yang kami hadirkan untuk memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa,” kata Hardi Nata.

Menurutnya, sosialisasi diperlukan agar seluruh pengguna jasa memahami proses dan mekanisme layanan berbasis PTOS-M. Dengan pemahaman yang sama, proses transisi menuju sistem digital diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Sementara itu, Senior Manager Pelayanan Petikemas dan Barang Pelindo Regional 2, Edi Junaedi, menjelaskan PTOS-M bukan merupakan sistem baru. Aplikasi tersebut telah diterapkan sejak 2024 dan digunakan oleh pengguna jasa terminal multipurpose di seluruh wilayah kerja Pelindo Multipurpose (PMT) di Indonesia.

“Sosialisasi yang kami lakukan saat ini merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh pengguna jasa di Regional 2 Panjang memiliki pemahaman yang sama terhadap penggunaan sistem ini,” ujar Edi.

Ia mengatakan, PTOS-M dirancang untuk mendukung operasional terminal multipurpose secara terintegrasi. Penerapannya ditujukan untuk mendorong proses pelayanan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan terukur.

Selain itu, sistem tersebut diharapkan memberikan kemudahan kepada pengguna jasa dalam mengakses layanan kepelabuhanan sekaligus mempercepat adaptasi terhadap ekosistem layanan digital yang diterapkan Pelindo.

Keberhasilan transformasi digital, ujarnya, tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi juga membutuhkan kolaborasi antara Pelindo dan pengguna jasa.

“Kami ingin memastikan bahwa implementasi PTOS-M tidak hanya menjadi perubahan dari sisi sistem, tetapi benar-benar memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi pengguna jasa,” ujarnya.

Sosialisasi ditutup dengan pemaparan teknis oleh tim Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS). Materi yang disampaikan mencakup sistem, fitur, mekanisme penggunaan PTOS-M hingga alur layanan yang perlu dipahami para pengguna jasa. (***)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close