Perguruan Tinggi

Unila Dorong Anggrek Nusantara Lestari Lewat Inovasi dan Budidaya


SMARTNEWS.ID – Universitas Lampung (Unila) mendorong pelestarian sumber daya genetik anggrek Nusantara sekaligus pengembangan budidayanya agar memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui Seminar, Workshop Budidaya, dan Pameran Anggrek yang digelar Pusat Unggulan Anggrek LPPM Unila.

Kegiatan bertajuk “Persembahan Universitas Lampung untuk Masyarakat: Memperindah Dunia dan Melestarikan Sumber Daya Genetik Anggrek Nusantara dengan Inovasi Teknologi” itu berlangsung di Ruang Sidang Utama Rektorat Unila, Selasa, 22 September 2026.

Rangkaian kegiatan tidak hanya menghadirkan seminar dan pameran, tetapi juga demonstrasi serta praktik budidaya, klinik anggrek, dan bursa. Konsep tersebut dirancang agar pengetahuan yang dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi dapat langsung dipelajari dan diterapkan oleh masyarakat.

Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriyani, DEA., IPM., ASEAN., Eng., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi Unila kepada masyarakat melalui pengetahuan, inovasi, dan karya.

“Persembahan Universitas Lampung untuk masyarakat tidak sekadar menjadi tema kegiatan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui pengetahuan, inovasi, dan karya yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Lusmeilia.

Menurutnya, keunggulan kegiatan anggrek terletak pada pendekatan praktis yang diberikan kepada peserta. Selain mendapatkan materi dalam seminar, peserta dapat melihat langsung proses budidaya serta mempelajari cara merawat dan mengembangkan tanaman anggrek.

“Yang menarik di kegiatan ini adalah rangkaian acara tidak berhenti pada seminar. Peserta juga akan mengikuti demonstrasi dan praktik budidaya anggrek, kemudian dilanjutkan dengan klinik anggrek, bursa, dan pameran anggrek,” katanya.

Ketua LPPM Unila, Dr. Maulana Mukhlis, S.Sos., M.IP., mengatakan keberadaan anggrek menjadi bagian penting dari etalase Unila. Karena itu, pengembangan dan pelestariannya perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kepakaran, penelitian, dan kolaborasi.

“Anggrek adalah salah satu bunga yang mekarnya paling lama. Pilihan anggrek adalah pilihan yang tepat untuk menjadi bagian dari etalase Unila,” ujar Maulana.

Ia menyebut Pusat Unggulan Anggrek LPPM Unila menjadi modal penting dalam menjaga kesinambungan pengembangan anggrek di lingkungan kampus. Menurutnya, Prof. Dr. Ir. Yusnita, M.Sc., selaku Kepala Pusat Anggrek LPPM Unila sekaligus inisiator kegiatan, memiliki peran penting dalam pengembangan anggrek di Unila.

Selain aspek konservasi, kegiatan tersebut juga membuka peluang pemanfaatan anggrek untuk mendukung aspek ekonomi dan kelembagaan. Unila melihat hasil pengembangan anggrek dapat dikembangkan melalui kemitraan, termasuk pemanfaatannya untuk kebutuhan lingkungan perkantoran.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Prof. Dr. Ir. Yusnita, M.Sc.; Dr. Eng. Dewi A. Iryani, ST., MT., Owner BJ Orchids Bandar Lampung; serta Dr. Desi Maulida, SP., M.Si., peneliti anggrek sekaligus dosen Politeknik Negeri Lampung. Diskusi dimoderatori Ir. Rugayah, M.S., dosen Fakultas Pertanian Unila. (***)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close