Pemprov Lampung

Pramuka Diminta Tak Sekadar Berkemah, Gubernur Soroti Peran Sosial – Karang Pamitran 2028


SMARTNEWS.ID – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta Gerakan Pramuka tidak berhenti sebagai wadah pembinaan generasi muda. Pramuka didorong turun langsung membantu masyarakat, menjaga lingkungan, hingga ikut mendukung ketahanan pangan.

Pesan itu disampaikan Rahmat saat memimpin Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tingkat Daerah Lampung di Bumi Perkemahan Daerah (Buperda) Kota Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Selasa, 22 September 2026.

Menurut Rahmat, nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, kemandirian, kerja sama dan kepedulian harus diwujudkan melalui aksi nyata.

“Indonesia Emas tidak dibangun dalam satu malam, melainkan tumbuh dari kebiasaan harian yang dipraktikkan secara konsisten hingga menjadi budaya dan karakter,” kata Rahmat.

Ia mencontohkan aksi sederhana yang dapat dilakukan anggota Pramuka, mulai dari menanam pohon, membantu warga yang membutuhkan, menjaga lingkungan hingga berani mengambil peran ketika masyarakat membutuhkan.

Rahmat juga meminta jajaran Gerakan Pramuka di Lampung memperkuat sinergi dengan pemerintah. Program kepramukaan, kata dia, harus memiliki manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

“Gerakan Pramuka mengajarkan disiplin, kemandirian, kerja sama, dan kepedulian yang menjadi tempat terbaik dalam menempa SDM unggul berdaya saing,” ujarnya.

Buperda Disiapkan Agenda Nasional

Selain memperkuat peran sosial Pramuka, perhatian Rahmat juga diarahkan pada Buperda Kota Baru. Kawasan tersebut didorong untuk dipersiapkan menjadi pusat kegiatan kepramukaan berskala nasional.

Lampung dijadwalkan menjadi tuan rumah Karang Pamitran Nasional 2028. Kegiatan itu diperkirakan menghadirkan sekitar 8.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Rahmat mengakui fasilitas Buperda Kota Baru saat ini masih sederhana. Namun, kondisi tersebut dinilai bukan alasan untuk menunda persiapan.

“Meskipun saat ini sarana di Buperda Kota Baru masih sederhana, kehadiran kita semua menjadi cikal bakal persiapan menuju Karang Pamitran Nasional 2028,” katanya.

Ia meminta persiapan dilakukan sejak dini agar Lampung mampu menjadi tuan rumah yang baik ketika ribuan peserta kegiatan kepramukaan tersebut datang.

Pramuka Peduli – Tanam Pohon

Apel Besar Hari Pramuka ke-65 juga diisi dengan kegiatan sosial dan lingkungan.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyerahkan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka secara simbolis kepada sejumlah penerima sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian dalam pembinaan generasi muda.

Gerakan Pramuka juga menggelar Bakti Sosial Pramuka Peduli dengan menyerahkan tali asih, paket sembako, serta bantuan kursi roda kepada masyarakat yang membutuhkan.

Di akhir kegiatan, Rahmat bersama Jihan Nurlela dan jajaran Forkopimda Lampung melakukan penanaman pohon.

Penanaman pohon itu menjadi bagian dari rangkaian aksi Pramuka yang diarahkan tidak hanya pada pembinaan karakter, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan.

Di hadapan anggota Pramuka, Rahmat berpesan agar nilai Tri Satya dan Dasa Darma tetap dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan pernah berhenti belajar dan jangan takut mencoba hal baru. Teruslah menjadi pribadi yang jujur, tangguh, peduli, dan mau hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya. (***)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close