Prestasi

Hebat! Izza – Siswa SMA Cikal Amri Setu Diterima di 10 Universitas Dalam dan Luar Negeri

Izza, siswa yang diterima di 10 Universitas dalam & luar negeri. DOK

SMARTNEWS.ID – Kisah inspiratif datang dari siswa bernama Thalita Nadira Izza Senen yang berhasil diterima di 10 kampus dalam dan luar negeri. Keberhasilan ini tak lepas dari penemuan minat dan bakat selama ia menempuh pendidikan di SMA Cikal Amri Setu Jakarta Timur.

Izza, sapaan akrabnya, meraih keberhasilan dalam perencanaan pendidikan lanjutan. Ia pun bercerita mengenai awal mula penemuan minatnya ketika kelas 9 SMP Cikal.

Saat itu, ada program sains yang membahas mengenai mekanisme tubuh manusia yang kemudian membuatnya melakukan refleksi mendalam.

“Badan manusia mirip seperti sekelompok manusia. Satu manusia tidak bisa dibandingkan dengan 10 manusia dalam segi kekuatan maupun segi kreatif. Hal tersebut memicu perhatian aku dalam mempunyai karier di bidang IPA,” ungkap Izza dikutip dari laman resmi Sekolah Cikal, Kamis (28/4/2022).

Berbekal minatnya di bidang ilmu sains itu, Izza berhasil diterima di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Biomedis (Biomedical Science) di 3 kampus dalam negeri.

Lalu, program studi Ilmu Biomedis (Biomedical Science) dan beberapa School Of Science di 7 kampus luar negeri. Tak berhenti di sana, terdapat dua kampus pula memberikan beasiswa kepada Izza.

Daftar 10 Universitas yang Menerima Izza:
1. Fakultas Ilmu Kedokteran Kelas Internasional, Universitas Indonesia;
2. Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Atmajaya;
3. Program Ilmu Biomedis, Indonesia International Institute for Life-Sciences (I3L);
4. School of Science, Hong Kong University of Science and Technology, dengan beasiswa University Admissions Scholarship Scheme for IB Diploma Holders;
5. Biomedical Science, University of Warwick, United Kingdom;
6. Biomedical Science, The University of Sheffield, United Kingdom;
7. Biomedical Science, The University of Manchester, United Kingdom;
8. Biomedical Science, Queen’s University Belfast, United Kingdom;
9. Bachelor of Science, The University of British Columbia, Canada dengan beasiswa International Major Entrance Scholarship (IMES);
10. Biomedical Science, University of York, United Kingdom.

Tips Izza Memilih Program Studi hingga Mendaftar Universitas.

1. Mengikuti Strong Test

Saat kelas 10 SMA Cikal, Izza bercerita bahwa ia mengikuti Strong Test yang dihadirkan oleh Sekolah Cikal Amri Setu sebagai langkah untuk memudahkannya menemukan minat, bakat hingga karier yang disukainya.

Saat aku masih kelas 10, aku sudah diberikan rekomendasi dari sekolah mengenai program studi apa yang sesuai dengan kesukaan saya dan juga pernah melakukan strong test yang membantuku untuk mengerti pekerjaan apa yang mungkin aku senang melakukan,” jelasnya.

Pendampingan Sekolah Cikal dalam memberikan rekomendasi program membantuku agar bisa mempunyai kualifikasi tepat untuk kuliah di luar negeri. Kebetulan rekomendasi program studi dari Sekolah Cikal menjadi program studi yang aku harus jalani untuk bisa masuk dan menjadi konsiderasi bagi kuliah dalam program biomedicine,” katanya.

2. Memperoleh Rekomendasi Program

Setelah mengikuti strong test, Sekolah Cikal pun memberikan pendampingan lanjutan dengan memberikan rekomendasi program studi melalui konselor.

Bagi Izza, pendampingan seperti ini membantu dirinya untuk mempersiapkan diri untuk pendaftaran di universitas luar negeri.

Pendampingan Sekolah Cikal dalam memberikan rekomendasi program membantuku agar bisa mempunyai kualifikasi tepat untuk kuliah di luar negeri. Kebetulan rekomendasi program studi dari Sekolah Cikal menjadi program studi yang aku harus jalani untuk bisa masuk dan menjadi konsiderasi bagi kuliah dalam program biomedicine,” katanya.

3. Komunikasi Berkala dengan Konselor
Dalam proses persiapan Izza, konselor Cikal dalam hal ini secara berkala mendampingi dan menanyakan persiapannya secara berkala.

Selain itu, konselor selalu aktif dalam menanyakan progress dan aku selalu menjumpai konselor untuk menanyakan pilihan kuliah serta prioritas kuliah.

Setelah aku sudah mendaftarkan diri ke semua kampus yang aku inginkan, aku mengalami kesulitan dalam memilih prioritas kampus. Dengan bantuan konselor, aku membuat daftar dan dapat berdiskusi bersamanya untuk mendapatkan kesimpulan yang baik dan sesuai,” paparnya.

4. Bergabung di Komunitas Beasiswa dan Informasi Universitas
Dalam persiapannya, Izza mengaku telah bergabung dalam komunitas atau agen beasiswa yang memberikan informasi mengenai referensi universitas terbaik di luar negeri.

Meski mendapatkan banyak info tentang kuliah, namun, diakui Izza proses aplikasi dan admisi tetap dikerjakan sendiri.

“Aku mendaftarkan diri ke 14 kampus (termasuk yang di Indonesia) dan sampai sekarang, aku masih menunggu beberapa kabar dari beberapa negara. Namun, buat yang sudah saya terima, kurang lebih aku harus menunggu 1 sampai 5 bulan untuk mendapat kabar,” tutur siswa yang akhirnya memilih Fakultas Kedokteran Kelas Internasional di Universitas Indonesia ini. (DTK)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close