Humaniora

SMPN 14 Bandar Lampung Tingkatkan Profesionalisme Guru

BANDAR LAMPUNG — Mempersiapkan guru berkualitas bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Guru berkualitas akan melahirkan cara kerja profesional dalam melaksanakan proses pengajaran terhadap peserta didik.

Seperti yang dilakukan SMPN 14 Bandar Lampung, selama dua hari (18-19/1), sekolah menggelar In House Training (IHT) dengan menghadirkan sejumlah nara sumber profesional dibidangnya, guna meningkatkan profesionalisme guru.

IHT yang diikuti seluruh guru sekolah setempat dan dibuka oleh Sekretaris Disdikbud Bandar Lampung Eka Afriana, S.Pd., M.Si dengan didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Mega Puri, S.Pd., M.M, para peserta akan mendalami ilmu pengetahuan terkait mengembangkan profesionalisme seorang guru.

Saat membuka IHT, Jumat (18/1/2019) Sekretaris mengatakan, pengembangan profesionalisme guru menjadi sorotan saat ini, dikarenakan bergesernya paradigma pendidikan dampak dari perubahan zaman. Namun, itu semua dapat tepis asalkan guru dalam melaksanakan tugas secara disiplin, mandiri, dan profesional.

Menurut dia, metode pembelajaran yang efektif dilakukan masa kini, tidak lagi melalui pembinaan dan pelatihan bersifat monoton dan sentralistik, melainkan melalui metode mengedepankan kolaboratif, konstruktif, dan kontekstual, sehingga manfaat lebih nyata dirasakan guru.

“Dalam mengajar guru tidak meski melakukan di kelas, melainkan juga di ruang terbuka sebagai wahana memberikan ilmu pengetahuan kepada siswa. Namun sebelum itu dilakukan, guru harus profesional dalam bekerja. Untuk mendalami hal tersebut, guru wajib mengikuti IHT,” ujar dia.

Kemudian Kepala SMPN 14 Bandar Lampung, Abdul Khanif, S.Pd menerangkan, IHT merupakan bagian dari meningkatkan kompetensi keilmuan pendidikan serta profesionalisme guru dalam bekerja. IHT menurutnya dilakukan dua kali dalam setahun, yakni pada awal dan pertengahan tahun.

“IHT sangat penting diikuti guru-guru di sekolah karena mampu mendalami pengetahun yang pernah dipelajari guru itu sendiri. Saya yakin, setelah guru mengikuti IHT pengetahuan dan wawasannya bertambah. Pengetahuan itulah nantinya akan disalurkan kepada siswa,” kata dia kepada smartnews.id. (yus)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close