Humaniora

Gubernur dan Wakil Gubernur Baru Jadikan Lampung Lumbung Prestasi

BANDAR LAMPUNG (smartnews.id) – Presiden RI Ir. Joko Widodo melantik Ir. Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim, M.Si., M.Kn., Ph.D sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung di Istana Negara Jakarta, Rabu (12/6/2019). Dengan demikian, Lampung kini memiliki pemimpin baru untuk lima tahun ke depan.

Banyak harapan baru masyarakat Lampung kepada pasangan kepala daerah diperiode kepemimpinan pada 2019 -2024. Untuk itu, sejumlah program kerja telah disiapkan guna mewujudkan Lampung maju dan sejahtera. Diantaranya ialah peningkatan kualitas pendidikan dasar, menengah, dan tinggi.

Di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur baru, diharapkan pendidikan di Lampung semakin berkualitas dan berdaya saing dibanding pendidikan di provinsi lain. Lampung yang berada dekat dengan Ibu Kota Indonesia dan terletak di pintu gerbang Sumatera, tentu menjadi kekuatan dalam pendidikan global.

Meski demikian, mewujudkan harapan tersebut membutuhkan kerja nyata dari semua pihak, termasuk peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi serta Kota/ Kabupaten. Dengan kondisi yang ada dan serba keterbatasan, pemerintah provinsi harus mampu mewujudkan pendidikan yang baik.

Dilihat dari pengembalian kewenangan pengelolaan jenjang pendidikan SMA sederajat dari Disdikbud Kota/ Kabupaten ke Disdikbud Provinsi, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, kini pendidikan SMA sederajat di Lampung mengalami peningkatan cukup signifikan.

Banyak prestasi dituai SMA sederajat sejak kewenangan penyelenggaraan pendidikan dilimpahkan ke Disdikbud Lampung pada 2017 lalu, mulai tingkat lokal, regional, nasional, hingga internasional. Itu berkat kerjasama semua pihak yang menginginkan Lampung sebagai lumbung prestasi.

Dalam melahirkan generasi berprestasi, pemerintah provinsi melakukan pelbagai upaya, seperti memberi Bantuan Operasional Siswa Daerah (BOSDA) kepada siswa kurang mampu pada SMA/SMK di enam daerah, yaitu Bandar Lampung, Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Mesuji.

Kemudian, meluncurkan program Lampung Mengajar di daerah 3T (Terluar, Terdepan, dan Tertinggal), disejumlah daerah di Lampung dengan menggandeng Sarjana sebagai tenaga pengajar. Program ini merupakan salah satu upaya mengatasi persoalan kekurangan tenaga pendidik, khususnya di daerah 3T.

Torehan membanggakan lain dilakukan pemerintah provinsi, yakni memberlakukan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 100 persen pada SMA/SMK/SLB negeri dan swasta, berjalan dua tahun terakhir. Sehingga Lampung memperoleh pujian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atas keberhasilan itu.

Dari semua yang dilakukan, itu merupakan penghargaan kepada seluruh lapisan masyarakat Lampung. Dengan hadirnya kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur baru, harapannya pendidikan di Lampung ke depan semakin berkualitas serta menjadi salah satu tolak ukur pendidikan di tanah air.

Kepala Disdikbud Lampung Drs. Sulpakar, M.M.

“Pendidikan adalah sarana strategis meningkatkan kualitas suatu bangsa. Karena kemajuan bangsa  diukur dari kemajuan pendidikannya. Kami yakin Gubernur dan Wakil Gubernur baru, dapat mewujudkan itu semua,” kata Kepala Disdikbud Lampung Drs. Sulpakar, M.M, kepada smartnews,id, Rabu (12/6/2019). (YUS)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close