Kegiatan pemilihan ketua OSIS dan unjuk hasil karya siswa SMAN 8 Bandar Lampung, di lapangan sekolah setempat, Senin (10/10/2022) DOK SEKOLAH
SMARTNEWS.ID – SMAN 8 Bandar Lampung, Provinsi Lampung, melaksanakan pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2022-2023, di lapangan sekolah setempat, pada Senin, 10 Oktober 2022.
Pada pemilihan ketua OSIS di sana ada pemandangan yang berbeda. Biasanya pemilihan hanya diawasi warga sekolah, namun pada pemilihan di SMAN 8 Bandar Lampung, diawasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung.
Namun, jangan dulu salah mengira. Kehadiran KPU Lampung di sana bukan untuk mendukung salah satu calon atau sebaliknya, melainkan mengedukasi para siswa bagaimana melatih berdemokrasi dalam pemilihan ketua OSIS.
Kepala SMAN 8 Bandar Lampung, Neng Rosiyati, S.Pd., M.M, mengatakan kehadiran KPU Lampung pada pemilihan ketua OSIS untuk memberikan pemahaman sekaligus informasi yang tepat dalam tahapan pemilihan umum.
Pihak KPU Lampung yang diwakili oleh Kasubbag Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Apid Heri Herlambang, S.I.P, dan salah satu stafnya, ujarnya, memberikan dampak positif dalam pelaksanaan pemilihan ketua OSIS di sekolah.
“Kami sangat senang dan berterimakasih karena pada pemilihan calon ketua OSIS kali ini diawasi langsung oleh rekan-rekan dari KPU Lampung,” ujar Neng Rosiyati, usai pelaksanaan pemilihan ketua OSIS, di sekolahnya, Senin (10/10/2022).
Tak hanya mengawasi, kata Neng Rosiyati, KPU Lampung di sekolah juga membantu panitia pemilihan ketua OSIS dalam mempersiapkan pelaksanaan tahapan-tahapan sebelum dan sesudah pencoblosan surat suara pemilihan.
“Jadi pemilihan ketua OSIS di sini seperti Pemilu (Pemiluah Umum, Red) yang sebenarnya, mulai dari mendatangi TPS, mengisi absensi, masuk ke bilik suara dan kemudian mencoblos, hingga menyelupkan jari kelingking ke tinta usai memasukkan surat suara di kotak,” katanya.
Unjuk Karya Kewirausahaan
Menurutnya, pada pemilihan ketua OSIS ini semakin meriah, sebab pada kegiatan tersebut juga bertepatan dengan dilaksanakannya unjuk hasil karya kewirausahaan siswa sebagai bentuk Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).
“Unjuk karya siswa kewirausahaan IKM ini untuk menunjang program pembelajaran projek penguatan profil pelajar Pancasila yang diikuti siswa kelas 10. Puluhan produk ditampilkan sekaligus dijual pada unjuk karya kewirausahaan,” ujarnya.
Kegiatan unjuk karya siswa ini adalah untuk melatih siswa berwirausaha, yakni mulai dari merangcang ide, mengolah bahan mentah menjadi produk jadi, memasarkan, hingga menjadi kasir guna menampung pembayaran dari penjualan.
“Namun implementasi dari kurikulum merdeka bukan hanya untuk itu. Namun bagaimana mengajarkan siswa berproses dalam suatu kegiatan. Itu esensinya,” ujar dia yang kesempatan itu didampingi Ketua Komite SMAN 8, Hidayatullah, S.E ini.
Pada unjuk karya tersebut, sambungnya juga ditampilkan produk olahan dari limbah organik menjadi ecoenzyme yang berasal dari kulit dan sisa buah-buahan, serta potongan sayuran, seperti menjadi hand sanitizer, hand soap, dan pupuk cair.
“Ketiga produk olahan dari limbah organik menjadi ecoenzyme tersebut, semuanya merupakan hasil karya siswa SMAN 8 Bandar Lampung. Namun dalam proses pembuatan, para siswa didampingi oleh guru pembimbingnya,” kata dia.
Tak hanya itu, pada pemilihan ketua OSIS juga diramaikan dengan kehadiran mobil perpustakaan keliling milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, guna menumbuhkan minat baca siswa.
“Tadi yang datang bersama mobil perpustakaan keliling, langsung Kepala Bidang Layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Peri Darmawan, S.E., M.M. Kami sangat berterimakasih atas kunjungan perpustakaan itu,” tutur dia. (***)