Smart School

Mahasiswa Kampus Mengajar di SMPN 33 Bandar Lampung Gagas Pos Pijar

Meningkatkan Literasi & Numerasi Siswa

Sejumlah mahasiswa Program Kampus Mengajar di SMPN 33 Bandar Lampung, saat berdiskusi tentang program Pos Pijar, di sekolah setempat, Jumat (27/8/2021). SMARTNEWS.ID

SMARTNEWS.ID — Belum genap sebulan mengikuti Program Kampus Mengajar di SMPN 33 Bandar Lampung, delapan mahasiswa kampus mengajar, sudah mampu menciptakan model pembelajaran untuk siswa.

Model pembelajaran baru yang diberi nama Pos Pendamping Belajar atau disingkat Pos Pijar, ini menjadi salah satu alternatif bagi siswa untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di masa pandemi Covid-19.

Salah satu penggagas Pos Pijar yang juga mahasiswa dari Universitas Teknokrat Indonesia Izzaturrizki, mengatakan Pos Pijar merupakan kegiatan belajar mengajar di sekolah untuk peningkatan literasi dan numerasi siswa.

Namun katanya, siswa yang dapat mengikuti kegiatan tersebut hanya untuk siswa yang terkendala mengikuti pembelajaran karena minimnya fasilitas gadget dan lemahnya pengetahuan dalam penggunaan teknologi.

“Pos Pijar ini berawal dari KBM yang dilakukan secara online. Ternyata, masih ada siswa tidak mengikutinya, disebabkan tidak memiliki gadget. Ide inilah muncul dan kami akhirnya membentuk Pos Pijar,” katanya, Jumat (27/8/2021).

Baca juga: Delapan Mahasiswa Laksanakan Program Mengajar di SMPN 33 Bandar Lampung

Kendati dilakukan di sekolah, namun kata dia, pembelajaran model tersebut hanya boleh diikuti paling banyak 10 siswa per hari dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 secara ketat sesuai anjuran pemerintah.

Sedangkan sasaran mata pelajaran yang diajarkan adalah Literasi Bahasa Indonesia dan Mumerasi Matematika. “Kedua mata pelajaran itu diberikan mahasiswa kepada siswa sejak pukul 08.30 – 10.00 Wib,” ujar dia.

Saat siswa mengikuti Pos Pijar, kata dia, siswa diminta membawa alat-alat tulis seperti pena, dua buku tulis khusus, serta mengenakan pakaian bebas namun sopan. “Tentu wajib mematuhi protokol kesehatan,” kata dia.

Sementara mahasiswa lain, Andini Sri Rezeki menambahkan, Pos Pijar ini juga dapat membantu sekolah dalam mempersiapkan generasi muda masa depan yang memiliki semangat belajar dan berkualitas.

Selain itu, lanjut mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, ini dapat mengembangkan kemampuan dasar dan menanamkan nilai dasar kemanusiaan, serta menumbuhkan rasa nasionalisme siswa terhadap lingkungan sekitar.

“Hal ini kami lakukan sebagi bentuk menciptakan generasi yang cerdas, terampil, berteknologi, menginspirasi, dan berakhlak mulia. Ini juga bagian dari Program Kampus Mengajar yang diamanahkan Kemendikbudristek,” kata dia.

Sementara Kepala SMPN 33 Bandar Lampung, Muhammad Yusri, S.Pd., M.M, mengapresiasi sejumlah mahasiswa dari sejumlah Perguruan Tinggi di Lampung pada Program Kampus Mengajar yang telah menggagas Pos Pijar.

Selain membantu pembelajaran siswa khususnya bagi yang tidak memiliki gadget, menurut dia, kehadiran Pos Pijar di SMPN 33 Bandar Lampung juga dapat membantu para pengajar paham akan teknologi dan informasi.

Insyaallah, program dari delapan mahasiswa yang melaksanakan Program Kampus Mengajar di sekolah, ini dapat membantu pembelajaran siswa di masa pandemi,” ujar dia didampingi Wakil Kepala SMPN 33 Bidang Kesiswaan, Rita Resyanti, S.Pd itu. (YUS)

Mahasiswa Program Kampus Mengajar:
1. Izzaturrizki (Universitas Teknokrat Indonesia)
2. Nisa Aila (Universitas Teknokrat Indonesia)
3. Rodhi Faisal Mufid (IIB Darmajaya)
4. Freza Devica Gunada (Universitas Lampung)
5. Agnes Novia Putri (Universitas Lampung)
6. Nadia Angelina Br Ginting (Universitas Lampung)
7. Andini Sri Rezeki (IIB Darmajaya)
8.Devi Widia Wati (Universitas Lampung)
Sumber: SMPN 33 Bandar Lampung

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close