Humaniora
SMPN 1 Bandar Lampung Bersiap Menerima Bantuan Kuota Internet 2021
Pemutakhiran Data Telah Selesai
Kepala SMPN 1 Bandar Lampung, Tri Priyono, S.Pd, didampingi salah satu operator, menunjukkan hasil cetakan SPTJM kepada awak media, sebelum diunggah melalui laman vervalponsel.data.kemdikbud.go.id. SMARTNEWS.ID
SMARTNEWS.ID – Pemutakhiran data dan nomor handphone peserta didik dan guru untuk program lanjutan pemberian kuota internet tahun 2021, di SMPN 1 Bandar Lampung telah selesai dilakukan.
Proses sedang dilakukan pihak sekolah saat ini adalah mengunduh dan mencetak Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) melalui laman vervalponsel.data.kemdikbud.go.id.
Kepala SMPN 1 Tri Priyono, S.Pd mengatakan, SPTJM merupakan kebenaran data untuk pengajuan mendapat bantuan paket data pembelajaran dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
SPTJM berisikan jumlah peserta didik dan guru yang sudah dicetak, kata dia, akan dilakukan verifikasi dan validasi data oleh kepala sekolah, sebelum mengunggahnya kembali melalui laman vervalponsel.data.kemdikbud.go.id.
“Jadi, sebelum mengunggahnya kembali, kepala sekolah wajib menandatangani SPTJM tersebut. SPTJM yang diunggah tersebut sudah dalam bentuk foto yang diambil melalui kamera digital,” kata dia, Senin (23/8/2021).
Baca juga: Disdikbud Kawal Pemutakhiran Data Program Lanjutan Kuota Internet
Menurut dia, batas waktu menggunggah SPTJM yang diminta Kemendikbudristek yakni pada 30 Agustus 2021, pukul 23.59 WIB. “Proses mengunggah SPTJM tersebut dilakukan operator sekolah,” ujar dia.
Setelah tahapan itu dilakukan, lanjut dia, pihak Kemendikbudristek akan mengirimkan bantuan kuota internet kepada peserta didik dan guru, guna memperlancar proses pembelajaran di masa pandemi.
“Berdasar data sekolah, calon penerima bantuan kuota internet di tempat kami sekitar 1.000 orang. Jumlah itu terdiri dari seluruh siswa sekitar 970 orang dan guru sebanyak 60 orang,” tutur dia.
Dia mengatakan, bantuan kuota internet yang diberikan Kemendikbudristek tersebut sangat membantu peserta didik dan guru dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) secara dalam jaringan (daring).
“Selama pandemi ini, pemerintah benar-benar sangat memperhatikan siswa dan guru agar pembelajaran terus berlangsung. Bantuan kuota internet ini merupakan bukti pemerintah hadir di masyarakat,” tandas dia. (YUS)
Baca juga: Pemutakhiran Data Lanjutan Kuota Internet di Bandar Lampung Capai 75 Persen